Palawan adalah provinsi kepulauan yang setiap tahun menduduki puncak daftar "pulau terindah", dan begitu Anda melihat tebing karst batu kapur El Nido yang menjulang atau air sebening kaca di dalam laguna tersembunyi Coron, Anda akan paham alasannya. Pulau yang panjang dan sempit di Filipina bagian barat ini menyatukan tiga pengalaman wisata yang sangat berbeda dalam satu perjalanan: island hopping yang dramatis di El Nido, menyelam di bangkai kapal dan berenang di danau sekitar Coron, serta Sungai Bawah Tanah yang masuk daftar UNESCO di dekat Puerto Princesa. Panduan ini menjelaskan cara mencapai tiap pusat wisata, apa yang bisa dilakukan setibanya di sana, berapa hari yang benar-benar Anda butuhkan, dan cara menyatukan semuanya tanpa tersesat (atau ketinggalan perahu).
Menuju Palawan: Penerbangan ke Puerto Princesa, El Nido, dan Busuanga
Palawan luas dan memanjang, sehingga keputusan perencanaan terpenting adalah bandara mana yang Anda tuju. Tidak ada jalan cepat yang menghubungkan tiga pusat wisata utamanya, dan jika urutannya salah, Anda bisa kehilangan satu hari penuh untuk perjalanan darat atau laut. Ada tiga gerbang yang perlu Anda ketahui.
Puerto Princesa (PPS)
Puerto Princesa adalah ibu kota provinsi dan memiliki bandara tersibuk, dengan penerbangan yang sering dari Manila, Cebu, dan Clark. Kota ini menjadi basis alami untuk menjelajahi Sungai Bawah Tanah dan titik berangkat perjalanan dengan van sekitar lima hingga enam jam ke arah utara menuju El Nido. Jika Anda menginginkan pilihan penerbangan terbanyak dan tarif termurah, biasanya Anda akan menemukannya di sini.
El Nido (ENI)
El Nido memiliki bandara kecil di Lio yang dilayani sejumlah penerbangan terbatas, sebagian besar dari Manila dan Cebu. Terbang langsung ke El Nido menghemat perjalanan van yang panjang dari Puerto Princesa, tetapi tarifnya cenderung lebih tinggi dan kursinya terbatas, jadi pesanlah lebih awal jika ini prioritas Anda. Banyak wisatawan justru terbang ke Puerto Princesa lalu naik van bersama ke arah utara.
Busuanga / Coron (USU)
Kota Coron terletak di Pulau Busuanga, dan bandaranya (Francisco B. Reyes, kode USU) adalah gerbang menuju Kepulauan Calamian. Yang terpenting, Coron adalah gugusan pulau yang terpisah dari daratan utama Palawan. Anda tidak bisa berkendara antara El Nido dan Coron, sehingga keduanya dihubungkan dengan feri penumpang yang melintasi laut lepas atau penerbangan singkat. Merencanakan penghubung ini jauh-jauh hari sangatlah penting, dan akan kami bahas lebih lanjut di bawah serta dalam ulasan mendalam kami tentang penerbangan dan feri domestik di Filipina.
El Nido: Sistem Island Hopping Tur A–D
El Nido adalah bintang utama bagi sebagian besar pengunjung, dan hampir semuanya berputar di sekitar tur island hopping yang sudah terstandar. Perahu lokal melayani empat rute tetap, yang disebut singkat sebagai Tur A, B, C, dan D. Masing-masing adalah perjalanan sehari penuh dengan bangka bercadik tradisional, singgah di sekumpulan laguna, pantai, dan titik snorkeling, dengan makan siang bakar segar yang disajikan di perahu atau di pantai.
- Tur A adalah yang paling populer dan mencakup Big Lagoon dan Small Lagoon yang terkenal, ditambah Secret Lagoon dan Pulau Shimizu. Jika hanya memilih satu, kebanyakan orang memilih ini.
- Tur C adalah pilihan unggulan lainnya, dikenal dengan Hidden Beach, Secret Beach, Pulau Helicopter (Dilumacad), dan Kuil Matinloc, dengan sebagian pemandangan paling dramatis.
- Tur B berfokus pada gua, snorkeling, dan suasana yang lebih tenang, dengan perhentian seperti Gua Cathedral dan gosong pasir Snake Island.
- Tur D mengunjungi pantai-pantai yang lebih dekat ke teluk, termasuk Laguna Cadlao dan beberapa tempat berenang yang santai, sehingga cocok sebagai pilihan yang lebih tenang.
Harga tur relatif sama di antara para operator, dengan biaya lingkungan dan terminal yang dibayar terpisah. Satu tips berguna: kini untuk masuk ke Big Lagoon sering kali harus menggunakan kayak, dan jumlah slot bisa dibatasi, jadi konfirmasikan kepada operator Anda. Karena tur cepat penuh dan cuaca bisa mengubah rencana, sebaiknya pesan sehari sebelumnya dan pantau kondisi cuaca. Memiliki data yang berfungsi untuk mengirim pesan ke operator, membandingkan ulasan, dan memesan langsung di tempat benar-benar praktis di sini; dengan paket eSIM Filipina, Anda bisa mengatur tur dari balkon penginapan alih-alih berjalan menyusuri jalan utama.
Selain tur perahu di El Nido
Kota El Nido sendiri ringkas dan nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki, dengan deretan restoran, toko selam, dan bar. Untuk aktivitas di darat, kawasan Pantai Nacpan di utara adalah hamparan pasir keemasan yang panjang dan layak dikunjungi setengah hari, sementara pendakian ke titik pandang seperti Tebing Taraw membalas Anda dengan pemandangan teluk yang luas. Matahari terbenam di Pantai Las Cabanas, kadang dengan zipline yang melintas di atas air, adalah favorit warga setempat.
Coron: Menyelam di Bangkai Kapal, Danau Kayangan, dan Twin Lagoon
Coron menawarkan cita rasa Palawan yang berbeda. Pemandangannya sama menakjubkannya, tetapi di sini air adalah bintangnya, baik di atas maupun di bawah permukaan. Coron terkenal di seluruh dunia untuk menyelam di bangkai kapal Perang Dunia II, dengan armada kapal Jepang yang ditenggelamkan pada 1944 kini beristirahat di kedalaman yang terjangkau dan diselimuti karang serta kehidupan laut. Ini adalah salah satu destinasi penyelaman bangkai kapal terbaik di planet ini, cocok bagi penyelam teknis dan, untuk bangkai kapal yang lebih dangkal, bagi yang snorkeling maupun penyelam rekreasi.
Bahkan jika Anda tidak pernah memakai tabung selam, island hopping di Coron tidak boleh dilewatkan:
- Danau Kayangan adalah gambaran kartu pos Coron, danau payau yang dikelilingi batu kapur bergerigi, dicapai dengan pendakian singkat melewati punggung bukit. Titik pandang di sepanjang jalan adalah salah satu tempat yang paling banyak difoto di negeri ini.
- Twin Lagoon menampilkan perpaduan memukau antara air asin yang hangat dan air tawar yang lebih sejuk, dipisahkan oleh dinding batu yang bisa Anda lewati dengan berenang atau menunduk di bawahnya saat air surut.
- Danau Barracuda menjadi favorit para penyelam dan penyelam bebas berkat termoklin yang misterius dan dinding bawah air yang dramatis.
- Siete Pecados adalah titik snorkeling yang semarak, sementara pantai-pantai seperti Banol dan Malcapuya menawarkan pasir putih klasik dan perairan dangkal berwarna pirus.
Kembali ke kota, mendaki tangga menuju Gunung Tapyas saat matahari terbenam dan berendam di Sumber Air Panas Maquinit alami (sumber air panas air asin yang langka) akan melengkapi masa tinggal di Coron dengan manis. Karena begitu banyak kegiatan di Coron menggunakan perahu yang menuju laut lepas tempat sinyal melemah, mengunduh peta offline dan detail tur sebelum berangkat adalah langkah yang bijak; panduan kami tentang jangkauan jaringan seluler di Filipina menjelaskan cara kerja konektivitas di sekitar pulau-pulau ini.
Puerto Princesa dan Sungai Bawah Tanah (Situs UNESCO)
Puerto Princesa lebih merupakan kota kerja daripada destinasi pantai, tetapi kota ini menjadi basis salah satu pengalaman khas Palawan: Taman Nasional Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa, Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu dari 7 Keajaiban Alam Baru. Sungai bawah tanah ini mengalir melalui sistem gua batu kapur yang spektakuler yang Anda jelajahi dengan perahu dayung, melayang melewati ruang-ruang megah bak katedral, stalaktit, serta kelelawar dan walet penghuninya.
Catatan praktis untuk Sungai Bawah Tanah
- Lokasinya berada dekat Sabang, sekitar dua jam perjalanan darat dari kota Puerto Princesa. Sebagian besar pengunjung mengikuti tur sehari terorganisasi yang mencakup transfer dengan van, perjalanan singkat dengan perahu bercadik menuju pintu gua, dan tur gua dengan perahu dayung.
- Izin wajib dimiliki dan jumlah pengunjung harian dibatasi untuk melindungi gua, jadi sebaiknya diurus jauh hari, terutama pada musim ramai. Operator tur mengurus izin sebagai bagian dari paket mereka.
- Bawalah jaket tipis; di dalam gua terasa sejuk dan Anda akan terkena beberapa tetesan air dari atas. Dengarkan komentar pemandu perahu Anda yang tak henti-hentinya, yang menunjukkan formasi batuan terkenal di gua tersebut.
Di sekitar Puerto Princesa, Anda juga bisa menyelipkan island hopping di Teluk Honda, tur sungai menyaksikan kunang-kunang di hutan bakau, atau kunjungan ke pusat penyelamatan buaya dan satwa liar setempat. Hidangan lautnya, terutama tuna segar dan tamilok (cacing kayu) khas setempat bagi yang suka petualangan, layak dicari.
Berapa Hari yang Anda Butuhkan dan Cara Menghubungkan Tiga Pusat Wisata
Kesalahan terbesar wisatawan di Palawan adalah meremehkan waktu perjalanan antarpusat wisata. Berikut gambaran realistis tentang berapa lama sebaiknya tinggal dan cara menghubungkannya.
Waktu yang disarankan per pusat wisata
- El Nido: minimal 3 malam, agar Anda bisa mengikuti dua tur island hopping dan punya satu hari cadangan untuk cuaca.
- Coron: 2 hingga 3 malam, lebih lama jika Anda berencana menyelam di bangkai kapal selama beberapa hari.
- Puerto Princesa / Sungai Bawah Tanah: 1 hingga 2 malam biasanya cukup, sering dijadikan titik kedatangan atau keberangkatan.
Menghubungkan pusat-pusat wisata
Rute yang paling umum dan efisien adalah menjelajahi Palawan dalam satu garis yang logis tanpa bolak-balik:
- Terbang ke Puerto Princesa, lihat Sungai Bawah Tanah, lalu naik van bersama atau bus ke utara menuju El Nido (sekitar lima hingga enam jam).
- Jelajahi El Nido selama beberapa hari island hopping.
- Menyeberang ke Coron dengan feri penumpang melintasi laut (perjalanan indah selama beberapa jam, jika cuaca mengizinkan) atau dengan penerbangan sambungan singkat.
- Terbang pulang dari Busuanga (Coron) ke Manila atau Cebu.
Pendekatan open-jaw ini (terbang masuk lewat satu bandara dan keluar lewat bandara lain) menghindarkan Anda dari mengulang rute yang sama. Jika waktu Anda terbatas, Anda bisa memilih satu atau dua pusat wisata saja; El Nido plus Coron adalah kombinasi yang luar biasa jika pantai dan laguna menjadi prioritas Anda, sedangkan Puerto Princesa plus El Nido cocok jika Sungai Bawah Tanah wajib dikunjungi. Palawan juga cocok disisipkan dalam perjalanan yang lebih panjang, dan kami memetakan dengan tepat bagaimana menyisipkannya dalam itinerari 10 hari di Filipina untuk pemula.
Satu peringatan: feri El Nido–Coron dan bahkan penerbangan antarpulau berukuran kecil bergantung pada cuaca dan bisa dibatalkan saat laut bergelora, jadi sisakan satu hari cadangan di sekitar penyeberangan itu dan hindari menjadwalkan keberangkatan internasional Anda pada hari yang sama dengan perpindahan antargugusan pulau.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung dan Apa yang Perlu Dibawa
Palawan, seperti sebagian besar Filipina, memiliki musim kemarau dan musim hujan, dan perbedaannya sangat berpengaruh untuk island hopping.
Musim
- Musim kemarau (kira-kira akhir November hingga Mei) adalah waktu terbaik. Laut yang lebih tenang, langit yang lebih cerah, dan jadwal perahu yang lebih dapat diandalkan menjadikan ini waktu terbaik untuk tur dan penyeberangan feri. Bulan-bulan sekitar Maret hingga Mei adalah yang terpanas dan paling ramai.
- Musim hujan (kira-kira Juni hingga Oktober) membawa monsun barat daya (habagat) dan peluang hujan serta laut bergelora yang lebih tinggi, yang bisa membatalkan tur dan feri El Nido–Coron. Meski begitu, Palawan berada agak di luar sabuk topan utama yang paling parah menghantam Filipina bagian timur, dan hujan sering datang dalam waktu singkat. Harga lebih murah dan keramaian lebih sedikit, jadi ini bukan waktu yang sia-sia, hanya perjudian terhadap kondisi cuaca.
Periode Natal–Tahun Baru dan Pekan Suci mengalami keramaian dan harga tertinggi, jadi jika Anda bisa bepergian pada minggu-minggu peralihan yang lebih sepi di musim kemarau, pengalaman Anda akan lebih baik.
Apa yang Perlu Dibawa
- Tabir surya ramah terumbu karang dan baju renang pelindung (rash guard); Anda akan terus-menerus berada di dalam dan di atas air, dan matahari tropis sangat terik.
- Sepatu air atau sandal yang kokoh untuk jalan masuk laguna yang berbatu dan pendakian menuju Danau Kayangan.
- Sebuah tas kedap air untuk melindungi ponsel, uang tunai, dan kamera Anda di atas perahu; percikan air dan perahu kecil yang sesekali terbalik itu nyata.
- Banyak uang tunai peso Filipina. ATM di El Nido dan Coron bisa tidak dapat diandalkan, kehabisan uang, atau mengenakan biaya, dan banyak tur serta penginapan kecil lebih memilih tunai.
- Sebuah power bank, karena hari-hari di atas perahu itu panjang dan Anda akan merekam video, bernavigasi, dan berkirim pesan.
- Pakaian ringan yang cepat kering, jaket tipis untuk Sungai Bawah Tanah yang sejuk dan van ber-AC, serta obat anti nyamuk untuk kegiatan di hutan bakau dan malam hari.
Palawan memberi imbalan bagi wisatawan yang merencanakan logistik dengan cermat lalu membiarkan sisanya mengalir perlahan. Dari air tenang Big Lagoon dan bangkai kapal di bawah Coron hingga keheningan Sungai Bawah Tanah, momen-momen di sini layak dibagikan dan layak dituju dengan percaya diri. Tetap terhubung dengan eSIM Filipina yang andal berarti Anda bisa memesan tur island hopping berikutnya, memantau feri Anda, membuka peta offline sebelum sinyal hilang di laut, dan menjaga teman seperjalanan tetap terhubung dari setiap laguna di sepanjang jalan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa hari yang dibutuhkan di Palawan?
Rencanakan setidaknya 6 hingga 8 hari untuk menjelajahi tiga pusat wisata utama dengan nyaman: sekitar 3 malam di El Nido untuk dua tur island hopping, 2 hingga 3 malam di Coron, dan 1 hingga 2 malam di sekitar Puerto Princesa untuk Sungai Bawah Tanah. Jika waktu Anda terbatas, El Nido plus Coron adalah kombinasi dua pusat wisata yang paling populer.
Bagaimana cara dari El Nido ke Coron?
El Nido dan Coron berada di gugusan pulau yang berbeda tanpa jalan penghubung, sehingga keduanya dihubungkan dengan feri penumpang yang melintasi laut lepas (perjalanan indah selama beberapa jam) atau penerbangan sambungan singkat. Keduanya bergantung pada cuaca dan bisa dibatalkan saat laut bergelora, jadi sisakan satu hari cadangan dan jangan pernah menjadwalkannya pada hari yang sama dengan keberangkatan internasional Anda.
Tur island hopping El Nido mana yang terbaik?
Tur A adalah yang paling populer dan mencakup Big Lagoon, Small Lagoon, dan Secret Lagoon, sedangkan Tur C terkenal dengan Hidden Beach, Secret Beach, dan Pulau Helicopter dengan pemandangan paling dramatis. Banyak pengunjung mengikuti A dan C selama dua hari. Tur B berfokus pada gua dan snorkeling, dan Tur D mengunjungi pantai-pantai santai yang lebih dekat ke teluk.
Apakah perlu izin untuk Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa?
Ya. Sungai Bawah Tanah adalah situs UNESCO yang dilindungi dengan batas pengunjung harian, jadi izin wajib dimiliki dan sebaiknya diurus jauh hari, terutama pada musim ramai. Pilihan paling sederhana adalah memesan tur sehari terorganisasi dari Puerto Princesa, yang mencakup transfer dengan van, izin, perjalanan dengan perahu bercadik menuju gua, dan tur perahu dayung di dalamnya.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Palawan?
Musim kemarau dari kira-kira akhir November hingga Mei adalah waktu terbaik, dengan laut yang lebih tenang, langit yang lebih cerah, dan jadwal perahu yang lebih dapat diandalkan. Musim hujan dari sekitar Juni hingga Oktober membawa monsun habagat dan peluang pembatalan tur yang lebih tinggi, meskipun Palawan berada agak di luar sabuk topan yang paling parah serta menawarkan harga lebih murah dan keramaian lebih sedikit.
Langsung online begitu tiba di Filipina
eSIM Filipina mulai $0.90 · Kode QR lewat email · Globe, Smart